
|
Cari Member Berdasarkan Bidang Usaha atau Profesi
Cari Member Berdasarkan Email
(kalau di milist tidak tahu email siapa, maka ini sangat berguna )
|
Wednesday, July 21, 2010, 07:27 Posted by nmanaf
Jangan pernah mengatakan tinggal di Libya kalau belum menginjakkan kaki di gurun Sahara, demikian lelucon yang sering dikemukakan oleh teman-teman yang pernah datang berkunjung ke Libya.Mungkin ada benarnya lelucon tersebut, mengingat gurun Sahara adalah salah satu ikon dunia, merupakan padang pasir terluas di muka bumi ini, membentang dari pantai barat sampai dengan timur Africa, dari Samudra Atlantik sampai Laut Merah, melintasi beberapa negara, seperti Maroko, Algeria, Tunisia, Niger, Libya, Chad, Mesir dan Sudan dengan luas sekitar 9 juta kilometer persegi.
Cerita gurun Sahara maka akan selalu teringat dengan keindahan sand dune dan oasis. Sand dune adalah perbukitan pasir yang terbentuk akibat proses tiupan angin sedangkan oasis adalah danau yang berada di tengah-tengah gurun pasir.
Sebha kota indah di tengah gurun Sahara
Untuk mencapai kota yang berjarak sekitar 800 Km dari ibu kota Tripoli kearah selatan, bisa dilakukan dengan memilih jalan darat, menggunakan kendaraan mobil, yang biasanya ditempuh dalam waktu 8 sampai dengan 10 jam, tentu saja sangat tergantung dengan kemahiran dan keberanian memacu kendaraannya, atau dengan menggunakan pesawat udara, yang memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan.
Kalau kita hanya memiliki waktu yang terbatas, maka menggunakan moda jasa angkutan udara merupakan pilihan terbaik, sehingga dapat mengefektifkan waktu yang kita miliki untuk alokasi perjalanan.
Dari ibu kota Tripoli, melalui terminal domestiknya, kita dapat memilih diantara dua maskapai yang ada, penyedia jasa angkutan udara sampai ke kota Sebha, yaitu Buraq atau Libyan Air.
Perjalanan satu jam di udara dengan pemandangan padang pasir Sahara tidaklah lama. Terasa begitu cepat, maka kita akan sampai di bandara Sebha yang mungil, namun bersih, teratur dan tidak terlihat hiruk pikuk manusia. Pengambilan bagasi dan pengecekan passport bagi warga asingpun prosesnya cukup singkat dan tidak bertele-tele.
Begitu kita menginjakkan kaki ke halaman depan bandara Sebha, maka mulai terlihat keindahan kota di tengah gurun Sahara ini. Dengan pemandangan taman yang terhampar luas, tertata dan bersih, dihiasi dengan pepohonan dan kursi duduk taman yang unik, menambah keasrian dan kesegaran suasana yang dirasakan.
Keindahan kota Sebha dipercantik dengan bagunan kuno yang berbentuk sebuah kastil, berada di puncak bukit kecil, ditengah kota, yang sebut sebagai The Fort Elena. Bangunan ini merupakan peninggalan Italia, didirikan pada tahun 1920an, saat menduduki Libya, yang asalnya diberi nama Fortezza Margherita. Saat ini bangunan kastil The Fort Elena digunakan sebagai kantor militer dan sewaktu-waktu dipakai juga untuk menerima tamu penting baik dari dalam maupun luar negeri.
Kota Sebha tempat dimulainya Revolusi Alfatah
Dari perspektif historis Libya, kota Sebha tidak dapat dilepaskan dari sejarah mulainya pergerakan kekuatan rakyat (people power), dikenal sebagai Revolusi Alfatah, dipimpin oleh Kolonel Moammar Kaddafi, yang hingga saat ini menjadi pemimpin tertinggi bangsa Libya.
Puncaknya pada tanggal 1 September 1969 Revolusi Alfatah berhasil menggulingkan Raja Idris, saat itu menjadi pemimpin tertinggi negara Libya, dan dimulainya kepemimpinan Kolonel Moammar Kaddafi sampai hari ini, yang telah melewati masa 40 tahun lebih.
Bukti peninggalan dari sejarah Revolusi Alfatah dapat dilihat dari bangunan kecil, berupa kotak, seluas 4 X 4 meter persegi dengan tinggi sekitar 2 meter, yang di dalamnya terdapat tempat tidur tua, meja kotak kecil, dan beberapa barang kecil peninggalan Kaddafi, serta potret berukuran besar dari sang pemimpin ini, yang dihiasi dengan kata-kata dalam bahasa arab.
Bangunan ini terletak di tengah-tengah taman kota Sebha yang berbentuk lingkaran dan dihiasi dengan berbagai tanaman bunga. Sepintas bangunan ini tidak tampak mempunyai nilai sejarah, apalagi dilihat dari bentuk dan kesederhanaan bangunan, terlihat hanya sebuah bangunan biasa, seperti gardu jaga atau gudang.
Tapi siapa nyana, dari bagunan sederhana tersebut telah melahirkan pimpinan besar bangsa Libya, Moammar Kaddafi, yang hingga detik ini masih memimpin sebanyak 6 juta rakyat Libya dan juga pernah menjadi pemimpin bangsa Afrika yang tergabung dalam African Union.
Melintasi gurun Sahara menuju Ubari
Distrik Ubari dikenal dengan keindahan sand dune dan Osisnya, berlokasi sekitar 150 Km ke arah baratdaya kota Sebha, dapat ditempuh melalu jalan darat yang memakan waktu sekitar 1,5 sampai dengan 2 jam.
Sepanjang perjalanan Sebha ke Ubari, kita akan dimanjakan dengan pemandangan perkebunan yang hijau membentang amat luas, berpuluh-puluh atau bahkan ratusan kilometer, berada di tengah-tengan gurun pasir yang gersang, menjadi panorama yang unik dan sekaligus menakjubkan.
Ubari sangat dikenal sebagai daerah penghasil bawang merah dan bawang putih, serta makanan untuk ternak. Meskipun secara umum merupakan padang pasir tandus, tapi sepanjang jalan dari kota Sebha ke Ubari, merupakan lembah, sepanjang kaki perbukitan, yang relatif subur dan di bawahnya tersimpan reservoir air yang baik. Sehingga kombinasi kesuburan tanah di sepanjang lembah ini dan ketersediaan air di bawahnya, telah menciptakan area ini menjadi lahan yang sangat produktif.
Tidak perlu khawatir kita akan kehabisan bahan bakar atau makanan di tengah gurun Sahara ini, karena hampir setiap 100 Km akan dijumpai pompa bensin, yang menyediaakan bahan bakar bensin dan solar, serta dilengkapi dengan toko yang menjual bahan makanan dan keperluan sehari-hari.
Bahkan kita akan menjumpai juga beberapa perkampungan penduduk dengan nuansa perumahan khas daerah gurun pasir dengan bentuk arsitektur yang relatih sederhana, berupa bangunan-bangun yang berbentuk kotak serta lubang ventilasi yang terbatas.
Takr Kaiba Camp
Setelah menghabiskan sekitar dua jam perjalanan, kita akan mencapai daerah yang bernama Takr Kaiba, bagian dari Distrik Ubari, yang dulunya dikenal sebagai area penghasil buah kurma berkualitas tinggi.
Di daerah Takr Kaiba inilah tersedia Camp akomodasi yang dilengkapi dengan kamar-kamar penginapan berbentuk bangunan tradisional, dengan dinding tanah liat dan beratapkan rumbia. Disain bangunan tradisional ini sangat unik dan estetik, serta adaptif terhadap suhu gurun yang sangat ekstrim. Ketika musim dingin di dalam bangunan ini akan terasa sangat hangat, dan sebaliknya pada saat musim panas yang menyengat, maka di dalam kamar akan terasa sejuk.
Selain tersedia kamar-kamar untuk penginapan, juga di camp ini disediakan pula restoran dan temapat barbeque. Tentu saja yang disediakan di restoran ini adalah makanan khas libya, sangat sangat terkenal dengan sup dan daging kambingnya.
Lokasi Takr Kaiba Camp tepat berada di kaki sand dune (bukit pasir) yang sangat indah, dimana kita bisa melihat pemandangan saat matahari terbenam (sun set) ataupun waktu matahari terbit (sun rise), yang akan menjadi latar sangat menakjubkan untuk diabadikan dalam kamera atau video recorder kita. Sepanjang mata memandang yang terlihat adalah panorama yang indah dan indah sekali….
Malam hari enaknya diisi dengan acara barbeque, dengan memanggang daging kambing sambil menghangatkan tubuh yang terasa dingin oleh suhu gurun pasir pada malam hari. Apalagi sehabis perjalanan yang cukup panjang, rasa lapar dan dingin akan terobati dengan hidangan sup Libya yang panas dan daging kambing bakar yang amat gurih. Wah…sungguh pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan. Unforgettable…..
Sand Dune dan Oasis
Distrik Ubari, khususnya daerah Takr Kaiba, sangat terkenal dengan sand dune dan oasisnya. Untuk mencapai lokasi oasis yang terdekat dari Takr Kaiba Camp dibutuhkan sekitar 1,5 jam perjalanan, yang melintasi padang pasir lepas, dan kadang-kadang memotong sand dune yang curam, sungguh merupakan perjalanan yang mengasyikan sekaligus menantang.
Tentu saja kendaraan yang kita gunakan harus prima, jeep yang dilengkapi dengan four wheel drive, dengan pengemudi yang handal dan berpengalaman. Jangan lupa sebelum melintasi gurun pasir yang sesungguhnya maka tekanan angin banpun harus dikurangi jangan terlalu keras, hanya sekitar 60% dari keadaan normal, agar lebih mudah dikendalikan dan tidak mudah tergelincir di atas gurun pasir yang lepas.
Bagi yang tidak tahan goncangan dan manufer yang sangat cepat, serta kadang harus zig-zag, maka perjalanan ini akan menyiksa. Tidak jarang akan membuat perut mual bahkan bisa menyebabkan isi perut kita terkuras.
Danau di tengan gurun pasir atau osis yang pertama bernama ma’fu. Oasis ini sangat unik, karena sering berubah warna ketika musim berganti. Saat musim semi seperti yang kami alami, maka warna danau atau oasis ma’fu berwarna biru kehijauan. Tetapi kalau kita datang pada saat summer, maka warnanya akan berubah menjadi merah. Menurut para peniliti, hal ini disebabkan oleh pengaruh sejenis ganggang, yang pada musim tertentu akan hidup jenis ganggang tertentu pula.
Oasis yang kedua dan yang sangat terkenal karena keindahannya adalah Kabr Aun, yang berarti kuburan orang yang bernama Aun. Air danau ini sangat asin, maka berat jenisnya pun sangat tinggi, tentu saja di atas berat jenis air normal. Berenang di danau ini jangan khawatir tenggelam, karena tubuh kita akan senantiasa terapung atau mengambang karena berat jenis airnya sangat tinggi.
Oasis Kabr Aun tepat berada di kaki sand dune yang sangat besar, sehingga tidak jarang orang bermain sand ski dari puncak bukit dan menggelincir ke arah danau dengan lereng yang cukup terjal. Di sekitar oasis ini tersedia warung sederhana yang menyediakan penyewaan alat ski-nya.
Oasis ketiga bernama umulmaa, yang berarti ibu dari air atau mother of water. Walaupun ukurannya lebih kecil dari Kabr Aun, namun tidak kalah indahnya, dimana sekeliling oasis dihiasi oleh pohon-pohon sejenis palm.
Perjalanan menembus padang pasir Sahara berakhir di oasis Mandara, yang merupakan danau terbesar di tengah gurun, tetapi sayangnya dalam kondisi kering. Hanya sebagian kecil saja yang masih terisi air, yang diperkirakan merupakan lokasi mata airnya.
Setiap perjalanan dari oasis ke oasis yang lainnya, selalu melintasi gurun pasir yang luas dan kadang-kadang harus memotong perbukitan sand dune yang curam. Yang sangat menakjubkan adalah keterampilan si pengemudi ketika melewati berbagai medan yang sangat sulit dan dapat mencapai tujuan dengan tepat, tanpa alat bantu navigasi, seperti kompas atau
Global Positioning System (GPS).
Para pengemudi ini umumnya berasal dari penduduk lokal di sekitar gurun pasir Sahara, yang dikenal sebagai suku Tuareg. Mereka merupakan bangsa pengembara, yang pada awalnya, menurut para ahli sejarah, berasal dari suku Arab dari jazirah Arab dan mengembara sampai di daratan padang pasir Afrika.
Setelah menghabiskan waktu setengah hari penuh, maka saatnya kembali ke Camp di Takr Kaiba yang menempuh sekitar 1 jam perjalan di atas padang pasir Sahara yang terbentang luas.
Ketika tampak perbukitan Takr Kaiba, itulah tanda kita sudah dekat dengan lokasi camp, tempat kita menginap malam tadi.
Setelah beristirahat sejenak, lalu mandi dan makan siang kesoreaan, maka saatnya tiba untuk kembali pulang ke Tripoli via Sebha, yang akan ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 atau 2 jam perjalanan lagi. Di tengah terik matahari gurun pasir, perjalanan darat menuju kota Sebha, dengan perut yang terisi penuh, membuat kantuk tidak tertahankan. Adalah waktu untuk tidur pulas, setelah lelah seharian melintasi gurun pasir Sahara. Sayup-sayup terdengar musik gurun pasir dari tape mobil menghanyutkan mimpi indah sepanjang perjalanan pulang menuju kota Sebha.
Oleh : Nanang Abdul Manaf/GL-83
|
Wednesday, July 14, 2010, 13:56 - Sosial Posted by sapto
Original Article di siniKompasiana
Tgl 10 dan 11 Juli 2010, di Tokyo tepatnya di Yoyogi Koen dekat Harajuku diadakan Indonesia Festival 2010: Budaya dan Kuliner. Berita lengkapnya ada di website KBRI Tokyo : http://indonesianembassy.jp/
Saya mau sampaikan yang tidak tertulis dalam berita di website resmi itu, tapi suatu hal yang sangat menarik bagi saya. Tentu saja penampilan Utopia sangat memukau dan semua pada senang. Saya sendiri karena sudah agak lama di jepang, jadi tidak mengenal group band ini. Hari pertama saya menikmati penampilan group ini dari belakang. Ternyata lagunya enak ( menurut saya , dan juga yang lain ).
Vokalis Utopia ( PIA ) cukup kuat dan sangat interaktif dengan penonton dalam sapaan dan bahkan sesekali memberikan tangannya untuk salam dan menyentuh para penonton yang cukup dekat jaraknya. Cukup tertarik, maka saya menonton lagi di hari ke dua, kali ini saya tidak hanya dari belakang tapi ikut maju ke depan dekat panggung dan ikut “lompat2″ seperti yang lain, dan tak disangka2 saya mendapat uluran tangan untuk bersalaman dengan vokalis cewek UTOPIA ini. Oh baik sekali dia mau menyapa dan bahkan kasih salam / touch ke penggemarnya.
Dalam salah satu komunikasinya PIA mengatakan atau berpesan kepada semua yang datang : “Jangan malu-maluin Indonesia”. Ini merupakan pesan yang bagus dan mendalam menurut saya. Kita sebagai bangsa Indonesia yang tinggal di jepang, emang sebaiknya harus bisa menyesuaikan dengan budaya dan aturan yang ada di negara ini.
Dalam perjalan pulang sehabis nonton, ada rombongan cowok berjalan di didepan kami. Tiba2 beberapa lembar kertas jatuh, rupanya itu kertas tak berguna sehingga si empunya cuma lihat dan membiarkan jatuh di jalan. Kebetulan di belakangnya ada cewek dua dan bilang ke rombongan itu : ” He ingat tadi yang dibilang ama PIA, jangan malu2in indonesia. Kertasnya diambil dong, taruk di tempat sampah”. Rupanya cowok si empunya kertas itu sadar dan kembali 2 langkah ke belakang dan mengambil kertas yang jatuh tadi. Si cewek bilang : “bagus sekali dan trimakasih”.
KBRI Tokyo dan sponsor berhasil memperkenalkan budaya indonesia ke masyarakat jepang, UTOPIA tidak hanya memperkenalkan musik dan lagu, tapi juga menyentuh lebih dalam yaitu suatu yang harus dipunyai warga indonesia yang berada di tempat lain. Suatu kombinasi yang baik, masing2 memerankan tugasnya dengan baik.
Trimakasih panitia dan semua yang tampil di panggung.
Foto diambil oleh Sapto(kiri) dan Foto Wajah Pia (kanan ) diambil oleh Prabowo sewaktu Pia mendekat ke arah penonton untuk memberikan salam dan sengaja memberikan kesempatan untuk di foto. Group Band dan penyanyi ini baik banget, mau menyapa penonton dan bahkan mau komunikasi secara dekat.
Pentas di HARAJUKU/YOYOGI

PIA

|
Friday, December 11, 2009, 07:17 - Good Story Posted by nmanaf
Amory Lovin dikenal dengan banyak atribut. Ia seorang ahli psikologi teori, sebagai adviser untuk Badan Energi Amerika yang mengurusi masalah efesiensi energi dan industri otomotif, dan juga salah seorang pendiri Rocky Mountain Institute, think thank yang merumuskan visi dunia tanpa minyak pada tahun 2025.Pada AAPG (Association of American Petroleum Geologist) Annual Convention di Houston, yang baru lalu, ia memberikan kuliah dalam luncheon talk di Divisi Environmental Geosciences dan menambah atribut yang melekat padanya menjadi seorang Wildcatter.
Lovin menyuguhi para audiensnya dengan penemuan eksplorasi terbarunya, yaitu “8.3 juta BOPD di Formasi Detroit dan 15 TCF gas pertahun di seluruh daratan Amerika Serikat “. Penemuan eksplorasi yang baru ini, tiada lain adalah dari pengurangan atau efisiensi penggunaan BBM di Amerika Serikat !!!
Lovin telah merancang road map untuk negerinya, bagaimana mengimbangi konsumsi energi dengan tanpa melakukan pemboran satupun sumur migas, melalui efisisensi penggunaan BBM sampai 50 % nya, yang ekivalen dengan 8.3 juta BOPD dan 15 TCF pertahun. Caranya yaitu dengan mengembangkan teknologi dan mencari bahan bakar alternative seperti hydrogen.
Salah satu penulis buku terkenal yang berjudul Winning the Oil Endgame: Innovation for Profits, Jobs and Security ini menjelaskan bagaimana Negara Amerika Serikat dapat menurunkan atau bahkan meniadakan peningkatan konsumsi BBM melalui program efisiensi energi dengan merancang ultra-light automobiles & aircraft, membuat penelitian bahan bakar alternative seperti biofuels, melakukan retrofitting industri tenaga listrik dan end users-nya, serta melakukan redesign pada sektor industri-industri kuncinya.
Dalam forum tersebut, Lovin, mengajak seluruh hadirin untuk melihat gambaran kondisi ekonomi Amerika pada tahun 2025 yang tidak hanya menahan sanderanya melalui harga komoditi global atau melalui cara menguasai negara-negara penghasil minyak. Lebih lanjut ia memberikan penjelasan bagaimana bangsanya harus sejahtera dalam segala hal, dalam bentuk keuntungan perusahaan, pekerjaan dan keamanan negaranya, sementara itu negerinya juga tengah bertarung untuk menghilangkan ketergantungan terhadap minyak bumi sebagai sumber energi.
Harga minyak bumi sedemikian tinggi, kata Lovin, ketika berbicara tentang perubahan yang potensial, dimana dunia harus menghilangkan ketergantungan terhadap minyak bumi. Kebijakan umum harus mendukung dan tidak boleh menghambat perubahan ini.
Mempunyai Model Baru
Lovin kemudian memberikan gagasan bahwa kekuatan pasar dan cara-cara bisnis yang logis, bukan kebijakan pemerintah atau subsidi, harus didorong kepada langkah-langkah perubahan yang monumental terhadap sikap penggunaan energi sehari-hari.
Sebagai sebuah model, ia mengajukan keberhasilan finansial dari Kelompok usaha Royal Dutch Shell dan British Petroleum. Selama 5 tahun kebelakang, BP telah merumuskan akronim BP menjadi Beyond Petroleum, yang merupakan suatu alat marketing yang sangat elegan, yang mempunyai predikat sebagai investasi multi-billion dollar untuk pengembangan teknologi Surya, angin dan hydrogen. Mantra ini telah dibuktikan dengan keuntungan yang meningkat tajam dari BP group.
Lovin mengidentikan sebagai kematian industri minyak hari ini menuju transisi seperti halnya Perusahaan-perusahaan pembuat kapal penangkap ikan paus kehilangan segmen pasarnya pada tahun 1850an.
Perusahaan-perusahaan pembuat kapal pennagkap ikan paus merasa terkejut ketika ditinggalkan para pelanggannya sebelum mereka sempat menghabiskan ikan pausnya. Pada kenyataannya banyak Negara telah mengadopsi beberapa perspektif yang ada dalam buku Winning the Oil Endgame ini, dan kita telah melakukan transisi untuk masuk kedalam era ekonomi hydrogen, tambah Lovin.
Sekitar 2/3 dari atom bahan bakar fosil sedang dibakar oleh seluruh dunia yang berupa atom hydrogen. Kita hanya berbicara mengenai sepertiga sisa dari atom-atom ini, yang namanya Carbon.
Tidak ada hal yang aneh terhadap industri migas, kata Lovin menambahkan. Ia telah melakukan konsultasi dengan Departemen Energi AS dan banyak perusahaan multinational yang bergerak di bidang E&P (Exploration & Production) dalam beberapa tahun terakhir ini. Ada banyak peluang, terutama untuk segera melakukan retrofitting negeri Amerika dengan memeram armada kilang-kilang minyaknya, yang akan menghasilkan 42 % penghematan terhadap biaya biaya penggunaan bahan bakar, dan akan mendapatkan pay back dalam 3 tahun.
Minyak adalah industri yang sangat besar, kata Lovin. Tetapi merupakan bisnis yang buruk , semacam perusahaan angkutan udara. Perusahaan minyak yang paling cerdik sedang mencoba untuk mengembangkan model bisnisnya ini untuk waktu kedepan, yang juga menyarankan agar perusahaan-perusahaan lainnya untuk melakukan redefinisi kedalam perusahaan bidang energi.
Masa depan adalah saat-saat yang menggembirakan . Lovin memberikan contoh tentang keberhasilan Negara Brazil yang telah mengembangkan teknologi biofuels yang telah menggantikan 34 % dari kebutuhan bahan bakarnya dan telah memberikan keuntungan berlipat-lipat untuk penghematan subsidi BBM. Keberhasilan ini banyak sekali ditiru oleh Negara-negara di daratan Eropa, dimana biofuels merupakan produk transisi yang sangat baik.
Kemudian ia juga selalu menyuarakan bahwa Amerika sebagai konsumen terbesar minyak bumi sudah seharusnya melakukan penghematan, paling tidak seperlima konsumsinya digantikan oleh bahan bakar modern biofuels yang berarti telah setara dengan 4 juta BOPD.
Bagaimana masa depan Geologist ?
Apakah geologist akan terpinggirkan perannya dalam menyongsong tahun 2025, dimana era ekonomi hydrogen tengah menggeliat ????
Geologist will continue to play a crucial role in the decades to come, kata Lovin. Baik itu di Amerika Serikat atau di seluruh dunia akan terkena imbas ekonomi hydrogen. Kemampuan geologist akan sangat diperlukan dalam memetakan potensi gas CO2 yang terkandung di dalam reservoir bawah permukaan.
The future is rosy for gas under any scenario, even mine……kata si Lovin. Karena gas alam merupakan feedstock buat hydrogen. Dan ini merupakan : the future Rosy for GEOLOGIST...........
Disarikan oleh : Nanang Abdul Manaf / GL'83
|
Friday, August 14, 2009, 15:07 - Tulisan Menarik Di Milis Posted by Administrator
Sahabat'83 tercinta, Rabu 12 agt seorang sahabat Odapus di Indramayu berpulang ke Rahmatullah, kamis 13 agt sahabat'83 Margono menyusul pula ke alam barzah. Hakikatnya memang kita semua sedang berdiri dalam antrian. Bedanya if kita ngantri buat nonton di Blitz udah tahu kapan bakalan masuk ke bioskop, udah pasti jadwalnya & pasti masuk pula karena udah pegang tiket film yg pengen ditonton. Kita sang pengembara ini memang belum tahu & tak pernah tahu jadwal kita untuk melanjutkan perjalanan ke alam penantian, yg bisa sebentar & bisa luamma bangeth (depends on the end of the day..... of course). Sesungguhnya berita duka & kepergian seorang sahabat adalah gladi resik kematian kita..... Akan tiba giliran kita & juga saat untuk berTJ atas kesempatan hidup yang Tuhan berikan. Kita kenang kebaikan sahabat kita yang telah tiada, diiringi doa semoga kelak kita bisa ber- reuni di tempat yang kita semua dambakan.....
Wahai sahabat, tiket ke surga tak murah, tiket ke surga tak mudah, namun aku bertekad untuk berjuang mendapatkannya. Bantulah aku untuk terus perbaiki diri, ingatkan aku jika ada tutur kata & perilaku yang hanya menuruti ego & nafsuku belaka.....
Wahai sahabat, apapun yang kita kerjakan marilah kita luruskan niat semata-mata hanya karenaNya, sempurnakan ikhtiar & menjadi seperti yang Dia Inginkan.....
Salam Dian
|
Friday, August 14, 2009, 12:05 - Golf 83 Posted by Administrator
Tournament GOLF Mari Berbagi
Lihat Foto Lain -> Read More...
|
Sunday, June 14, 2009, 19:05 - Information / Pengumuman Posted by budirafitas
Kepada ythBapak / Ibu
Rekan-rekan
alumnus ITB 83
ditempat,
Dengan hormat,
Pada kesempatan ini saya ingin menawarkan jasa rancang bangun arsitektur minimalis yang sedang trend ini pada saat ini , khususnya kepada rekan-2 alumnus ITB 83 diluar jurusan arsitektur , yang mana kami telah merancang bangun sejak lulus tahun 1989 yang lalu dimana kami selain sebagai freelance arsitek dalam wadah biro usaha BUDI PRAMA CONSULTING juga bekerja sama dengan teman-2 se profesi untuk melaksanakan pembangunan sebagai kontraktor / pemborong dari beberapa proyek swasta..... khususnya rumah tinggal / apartemen / interior kantor dan lainnya dan untuk itu kami akan memberikan contoh gambar desain yang sedang kami buat untuk rumah tinggal pribadi di Jakarta , gedung kantor di Jakarta dan di kota Semarang....
Untuk itu silahkan lihat attach files yang saya sertakan sebagai bahan pertimbangan dari bapak / ibu untuk memakai jasa kami dalam merancang dan membangun proyek properti apa saja yang di inginkan......
Apabila ada yang ditanyakan..... silahkan hubungi saya langsung di hp saya : 0812-9430741 atau di flexi : 021-46279497 atau langsung
di kantor : 021-7493448 , 021-91262738. e-MAIL : budirafitas@yahoo.com.....
Hormat kami
BUDI PRAMA CONSULTING
Ir. A. Budi Rafitas CPA
senior arsitek
|
Sunday, June 14, 2009, 18:00 - Information / Pengumuman Posted by budirafitas
Kepada yth,
Rekan-rekan ITB 83
yang berbahagia
dan mulia
Ass wr wb.,
Bersama ini saya ingin menawarkan paket program Umroh dan Haji Plus dari ALTUR TOURS & TRAVEL yang kami kelola bersama adik saya dan rekan-2 kerja lainnya di Kantor Wisma Usaha UIN Syarif Hidayatullah lt-2 , Jl. Ir. H. Juanda no. 95, ciputat 15412 (seberang masjid fathullah IAIN ciputat)... dimana kami telah memberangkatkan umroh dan haji plus sejak tahun 2006 yang lalu dengan nama ALTUR....
Insya Allah, kami akan memberangkatkan umroh bulan Juli 2009 pada tanggal 25 Juli 2009 bersama rombongan dari Jakarta dan Kalimantan Timur...... Apabila bapak / ibu rekan-2 saya tertarik untuk berangkat umroh tersebut....silahkan hubungi saya langsung di Hp : 0812-9430741 atau di flexi : 021-46279297 atau langsung ke e-mail saya di : budirafitas@yahoo.com, dimana saya akan memberikan informasi yang lebih terperinci mengenai harga paket, hotel, pesawat, etinerary perjalanan umroh / umroh plus serta kami juga masih membantu mengusahakan untuk dapat pergi haji tahun 2009 ini melalui program hajj plus ALTUR......
Disamping itu kami juga menyediakan paket tour domestik dan internasional tergantung dari pemesanan bapak / ibu untuk kapan waktunya dan berapa orang yang berangkat...? group atau FIT/perorangan...? silahkan di ketik langsung nama-2 dan tgl. keberangkatannya untuk kami booking pesawat dan hotelnya....
Untuk itu saya tunggu jawaban dari teman-teman ITB 83 untuk rencana ibadah umroh dan Haji plus dan wisata lainnya......
Wassalamu'alaikum wr wb.,
ALTUR TOURS & TRAVEL
Ahmad Budi Rafitas
Direktur operasional
|